Jago Lagu
Jago Lagu

Hmmm, Bangun Pagi Sejam Lebih Awal Bisa Bikin Kamu Lebih Bahagia, Ini Alasannya

Hmmm, Bangun Pagi Sejam Lebih Awal Bisa Bikin Kamu Lebih Bahagia, Ini Alasannya

Hmmm, Bangun Pagi Sejam Lebih Awal Bisa Bikin Kamu Lebih Bahagia, Ini Alasannya (Detik)

CIWI.MY.ID - Menghadapi masa yang tidak menentu sesuai sekarang memang tidak mudah.

Karenanya, semakin banyak orang yang kesehatan mentalnya terpengaruh selama pandemi COVID-19.

Untuk menghindari stres berlebihan dan meningkatkan mood, ada satu cara mudah yang dapat dicoba yaitu bangun sejam lebih awal.

Hmmm, Bangun Pagi Sejam Lebih Awal Bisa Bikin Kamu Lebih Bahagia, Ini Alasannya


Menurut penelitian, hal tersebut terbukti dapat membuat orang lebih bahagia.

Selama masa pandemi sulit untuk melepas penat dengan bebas sedangkan tekanan yang dihadapi juga bertambah.

Untuk mengatasinya, kamu perlu pandai-pandai mengatur pola hidup yang lebih seimbang, termasuk menghindari bangun terlalu siang.

Sebuah studi mengungkap jika bangun lebih awal dapat membangkitkan semangat bahkan mengurangi risiko depresi.

Penelitian tersebut dilakukan oleh tiga kampus sekaligus, University of Colorado Boulder, Broad Institute MIT dan University of Harvard kepada 840 partisipan.


Menganalisa kesehatan mental, cukup mengejutkan bahwa kebiasaan tidur ternyata dapat mengubah mood seseorang.


Dikatakan jika dengan bangun lebih awal satu jam dapat menurunkan risiko depresi berat sebanyak 23%.

Apa ungkapannya?

Studi yang dipublikasi di jurnal JAMA Psychiatry itu mengungkap ada beberapa ungkapan yang dapat jadi penyebabnya.

Pertama, orang yang bangun lebih pagi umumnya punya jadwal yang lebih stabil.


Mereka punya lebih banyak waktu istirahat di tengah pekerjaan.

Sedangkan orang yang bangun lebih siang dapat jadi lebih terburu-buru untuk mengejar 'jam sosial'.

Hal itu membuat perasaan jadi tidak nyaman, terisolasi, dan depresi.

Alasan kedua adalah orang yang bangun pagi memperoleh lebih banyak paparan sinar matahari.

Tak banyak disadari hal tersebut dapat meningkatkan kesehatan emosional."Kita sudah tahu ada hubungan adalah waktu tidur dan mood tapi pertanyaan yang sering kita dapatkan dari para dokter adalah seberapa pagi kita perlu berubah untuk melihat hasilnya? Kami menemukan bahwa bahkan bangun satu jam lebih pagi terbukti mengurangi risiko depresi secara signifikan," kata penulis studi Céline Vetter.


Sayangnya tak semua orang dapat dengan mudah bangun pagi dan itu bukan sepenuhnya salah mereka.

Setiap individu memang dapat punya kebiasaan tidur yang berbeda, salah satunya karena keturunan yang agak sulit diubah.

Meski tak dapat bangun lebih awal, pastikan kamu tidur secara berkualitas yang juga penting dalam menjaga kesehatan secara keseluruhan.


Kurang tidur diketahui dapat membuat mood memburuk dan dapat berpengaruh pada depresi.

Tapi jika benar-benar ingin mengubah pola tidur, hal itu dapat diusahakan dengan mencoba bangun di waktu yang sama selama dua minggu.

Jauhkan alarm agar kamu terpaksa berjalan untuk mematikannya juga redupkan lampu kamar tiga jam sebelum waktu istirahat.

(ami/ami)

(DET)

Total dibaca: 50x | Berikan Komentar!

Hosting Unlimited Indonesia


Oleh: Susi Azizah
No Internet No Life

Teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot.

Komentar (0)
* Beli Ketupat Beli Pepaya, Gimana Cara Koment Yaa? *
Topik Populer

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Database Custom!

Pembuatan Website!

GOSIP HANGAT!

Duh! Taliban Pecut Orangorang yang Pakai Jeans dan Baju Kebaratan di Jalan